Press ESC to close

Big Five Personality: Mengenal Diri Lebih Dalam

Big Five Personality atau dalam psikologi dikenal dengan sebutan OCEAN, merupakan teori psikologi yang populer pada abad ke-20 yang menggambarkan karakteristik manusia dalam lima garis besar kepribadian, yang terdiri dari Opennes (keterbukaan), Conscientiousness (ketelitian), Extroversion (ekstroversi), Agreebleness (keramahan), dan Neuroticism (neurotisisme). Masing-masing kecenderungan karakter tersebut disinyalir dapat menggambarkan bagaimana seseorang melakukan pekerjaannya, bagaimana ia berelasi, serta menunjukkan suatu pola seseorang dalam suatu bidang tertentu. Manusia adalah makhluk paling kompleks yang penuh layer, dengan memahami kecenderungan ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi terbesar diri pada lingkup yang tepat.

Opennes, menggambarkan pribadi seseorang yang terbuka terhadap pengalaman baru, melihat suatu hal yang asing sebagai peluang, dipenuhi energi terhadap ide dan kesempatan baru. Ia cenderung kurang menyukai hal hal yang bersifat rutinitas.

Conscientiousness, identik dengan pribadi yang disiplin, teratur, dan berorientasi pada tujuan. tipikal kepribadian ini memiliki kemampuan untuk mengatur, serta penuh dengan pertimbangan, ia juga seorang yang akan memperjuangkan tujuannya hingga tercapai.

Extroversion, merupakan sosok yang pandai bersosialisasi, senang eksplorasi, dan mampu membawa diri pada suatu kelompok. Emosinya cenderung stabil, tak heran ia dianggap memiliki pribadi yang hangat dan mengayomi.

Agreebleness, digambarkan sebagai sosok guardian angel, karena memiiki kecenderungan pada karakter tulus, pemaaf, rendah hati, dan mementingkan orang lain. Sense of emphaty yang tinggi menjadi kelebihan dari kepribadian ini, sangat cocok untuk menjadi tempat berlabuh ketika dilanda stressor atau tekanan.

Neuroticism, merujuk pada kepribadian yang cenderung sensitif, emosi yang tidak stabil, dan kecemasan. Mudah tersinggung dan reaktif terhadap emosi marah, pribadi ini mudah mengalami depresi.

Meski karakter merupakan sesuatu yang sifatnya mengakar, Ilmu psikologi menekankan bahwa konsep Big Five Personality ini hanyalah aspek terluar dari layer manusia, selebihnya kepribadian dapat terus berkembang dan dipelajari seiring waktu. Analisis terhadap kepribadian ini dapat membantu untuk menentukan kecocokan seseorang terhadap suatu role, seperti pemimpin, pelaksana, hingga pengelola suatu projek.

Penulis: Firda Alya (PKMK UGM)
Editor naskah: dr. Arida Oetami, M.Kes

Referensi:

  1. Widhiastuti, H. (2014). Big Five Personalitysebagai PrediktorKreativitasdalam Meningkatkan KinerjaAnggota Dewan. JURNAL PSIKOLOGI, 41(1).
  2. https://www.ebsco.com/research-starters/social-sciences-and-humanities/big-five-personality-traits#bibliography
  3. Stylianos Syropoulos, Kyle Fiore Law, Paige Amormino, Liane Young. Mapping the personality of (exceptional) intergenerational concern, Personality and Individual Differences, Volume 231. 2024, 112814, ISSN 0191-8869, https://doi.org/10.1016/j.paid.2024.112814.